Transportasi umum semakin populer karena orang-orang berupaya menghindari harga bahan bakar yang tinggi, serta membantu melindungi lingkungan dengan menambahkan lebih sedikit emisi kendaraan. Bus kota juga merupakan pilihan transportasi penting bagi mahasiswa, orang yang tidak memiliki mobil, dan mereka yang tidak mau berurusan dengan parkir. Terakhir, anak-anak sekolah mengandalkan bus untuk mengantar mereka ke dan dari sekolah dengan aman. Untuk membantu menjaga semua penumpang bus tetap aman, berikut adalah beberapa tips untuk membeli Tiket Bus dan menaikinya yang bertanggung jawab.

Pertama, ketika Anda ingin mengejar bus, kebanyakan pengemudi tidak berhenti kecuali Anda berdiri di halte bus. Namun, jika Anda memiliki disabilitas yang menghalangi Anda untuk berdiri, Anda bisa melambaikan tangan atau benda berwarna cerah untuk menarik perhatian pengemudi. Jangan mencoba mengejar bus yang sedang melaju, dan hindari berdiri terlalu dekat dengan trotoar. Anda mungkin jatuh dan terlindas.

Setelah Anda berada di bus, lihat pilihan tempat duduk Anda. Jika Anda penyandang cacat atau lanjut usia, bagian depan bus harus memiliki pilihan tempat duduk khusus untuk Anda. Pengemudi bus dapat membantu mengikat seseorang di kursi roda ke dalam bus agar kursi tidak berguling dengan gerakan bus. Bus harus memiliki tanda yang dipasang untuk memberi tahu penumpang lain bahwa area bus harus dikosongkan untuk penyandang cacat atau lanjut usia.

Jika Anda sedang duduk, perhatikan di mana jendela keluar berada. Jika terjadi kecelakaan, Anda mungkin bertanggung jawab untuk membuka jendela keluar jika Anda duduk di barisan di mana jendela itu berada. Jika Anda tidak menginginkan tanggung jawab ini, cobalah duduk di tempat lain. Jika Anda harus berdiri, pastikan ada sesuatu yang dapat Anda pegang. Bus sering menawarkan tiang, tali tangan, atau pegangan di bagian belakang kursi untuk Anda pegang.

Selain itu, cobalah berdiri seperti seorang peselancar, dengan satu kaki menghadap ke depan bus dan satu lagi ke belakang. Dengan cara ini, jika pengemudi berakselerasi, Anda dapat mendorong berat badan Anda ke depan untuk melawan perasaan bahwa Anda terlempar ke belakang. Begitu pula sebaliknya, jika pengemudi mengerem dengan cepat, Anda bisa sedikit bersandar ke belakang. Hindari memegang barang di kedua tangan Anda sehingga Anda dapat menangkap diri sendiri jika kehilangan keseimbangan.

Ini juga merupakan ide yang baik untuk memperhatikan apa yang terjadi di sekitar Anda. Dengan cara ini, Anda dapat melihat apakah pengemudi perlu mengerem dengan cepat dan mungkin melindungi wajah Anda jika perlu. Juga, waspadai paket mencurigakan dan perangkat lain jika tertinggal di bus. Anda dapat memberi tahu pengemudi Anda tentang item ini jika Anda merasa itu bisa berbahaya.

Sayangnya, meski berhati-hati, kecelakaan di bus dan transportasi umum lainnya masih bisa terjadi. Pengemudi bus yang ugal-ugalan dapat melemparkan penumpang ke dalam bus, mengakibatkan benjolan, memar, dan kemungkinan patah tulang dan trauma kepala.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal terluka dalam kecelakaan bus karena kelalaian orang lain, Anda harus berbicara dengan pengacara tentang pilihan Anda.

Jika Anda ingin berpergian dengan menaiki bus Anda dapat dengan mudah memesan tiket bus di Tiket Bus Rosalia Indah.

5 thoughts on “Tetap Aman di Bus”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *